Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Agama Samawi

| December 21, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-12-21T11:24:53Z


Alamanahjurnalis.com - Agama Samawi adalah agama yang turun dari langit berlandaskan wahyu Tuhan. Agama Samawi diwahyukan pada para rasul yang mengajarkannya pada manusia, yakni Yahudi, Nasrani dan Islam. Ketiga Agama Samawi tersebut menyampaikan pokok ajaran yang sama kepada umatnya yaitu keyakinan akan ke-Esaan Tuhan.

Kitab Suci Samawi (Zabur, Taurat, Injil dan Al  Qur'an) semuanya diturunkan pada bulan Ramadhan. Umat Muslim, Kristen dan Yahudi menyembah Tuhan yang sama. Semua percaya bahwa agama mereka mengandung wahyu yang lengkap dan terakhir dari Tuhan yang sama dan di sinilah asal mula persatuan mereka.

Kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa a.s, pedoman bagi kaum Bani Israil, isi pokok dikenal dengan The Ten Commandements (10 Perintah Tuhan).

Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud a.s, pedoman bagi kaum Nabi Daud a.s, disebut juga "Mazmur", berisi nyanyian pujian kepada Allah atas segala nikmat Ilahiyah.

Kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa a.s, pedoman bagi Bani Israil, isi pokok ajaran untuk hidup dengan zuhud, menjauhi kerusakan dan ketamakan dunia.

Kitab Al Qur'an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, melalui perantara Malaikat Jibril, pedoman bagi seluruh ummat manusia, diturunkan secara berangsur-angsur,  dan dibacanya bernilai ibadah.

Umat Islam wajib untuk beriman kepada Taurat, Zabur, Injil dan lain sebagainya, sebagaimana firman Allah yang artinya : "Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur'an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu (QS 5 : 48).

Sikap pasrah (al Islam) dijelaskan pada pesan-Nya kepada Nabi Nuh : “Dan aku diperintahkan supaya aku termasuk golongan orang-orang yang berserah diri (kepada-Nya)” (QS 10 : 72). Begitu juga kepada Nabi Ibrahim : “Ketika Tuhannya berfirman kepadanya : “Tunduk patuhlah!” Ibrahim menjawab : “Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam” (QS 2 : 131).

Begitu juga kepada anak  turunan Ya’kub (Isra’il) dan Ibrahim juga mewasiatkan ini pada putera–puteranya dan Ya’kub juga berpesan : “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”. (QS 2 : 132). 

Agama Yahudi pun mengajarkan Islam : “Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya.” (QS 5 : 44)

Demikian juga dengan Nabi Isa (Yesus) : “Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia : “Berimanlah kamu kepada-Ku dan kepada rasul-Ku”. Mereka menjawab : kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu)” (QS 5 : 111).

Sebagaimana ditegaskan oleh Al Qur’an bahwa, barang siapa menganut agama selain al Islam (sikap pasrah), maka dirinya tidak akan diterima, dan di akhirat kelak ia akan termasuk mereka yang merugi, sebagaimana dalam firman Allah SWT yang artinya : "Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (QS 3 : 85)

"Sikap pasrah kepada Tuhan" ini adalah tuntutan alami (fitrah) manusia, karena agama adalah al fitrah al munazzaiah, fitrah yang diturunkan sehingga agama yang syah tidak bisa tidak selain sikap pasrah itu.
×
Berita Terbaru Update