Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Satu Tahun Rumah Pendidikan: Kemendikdasmen Raih Pencapaian Nasional dan Global Signifikan

| January 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-24T09:50:33Z



Tangerang Selatan, Kemendikdasmen — Tepat satu tahun sejak Superaplikasi Rumah Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) diluncurkan untuk mendukung program digitalisasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, berbagai capaian signifikan di tingkat nasional dan global berhasil diraih. Rumah Pendidikan diluncurkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) sebagai bagian dari penguatan transformasi digital pendidikan nasional.



Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen, Yudhistira Nugraha, menyampaikan bahwa Rumah Pendidikan telah dikunjungi sebanyak 31,5 juta kali (page views) oleh 3,3 juta pengunjung unik (unique visitors) selama satu tahun terakhir.



“Selain itu, tercatat sebanyak 1.068 kegiatan pengimbasan dengan total 58.843 peserta pengimbasan. Dari yang semula berupa cetak biru, kini telah menjadi gerak nyata. Dalam satu tahun, Rumah Pendidikan terbukti mampu membangun ekosistem belajar yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Yudhistira dalam keterangan pers, Kamis (22/1).



Menurut Yudhistira, kegiatan pengimbasan tersebut juga efektif membangun kolaborasi ekosistem pendidikan. Setidaknya terdapat tiga komunitas yang terlibat aktif, yakni Duta Teknologi, Komunitas Belajar.id, dan Komunitas Bergema. Ketiganya merupakan bagian dari relawan Guru Pejuang Digital yang mendukung program digitalisasi pendidikan sesuai Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 melalui pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) dan Rumah Pendidikan.



Dari sisi fitur, Rumah Pendidikan semakin mengukuhkan diri sebagai superaplikasi layanan digital pendidikan. Dalam satu platform, telah terintegrasi lebih dari 950 aplikasi yang terbagi ke dalam delapan ruang, yaitu Ruang GTK, Ruang Murid, Ruang Sekolah, Ruang Bahasa, Ruang Pemerintah, Ruang Mitra, Ruang Publik, dan Ruang Orang Tua.



Melalui integrasi tersebut, akses pembelajaran terbuka luas bagi sekitar 51 juta murid serta 4 juta guru jenjang pendidikan dasar dan menengah di seluruh Indonesia, melalui penyediaan materi pembelajaran interaktif, pustaka konten digital, hingga sistem manajerial pendidikan yang terus dikembangkan.



Sejumlah penghargaan eksternal turut menguatkan capaian Rumah Pendidikan. Di tingkat nasional, Rumah Pendidikan meraih penghargaan Top Digital Awards 2025 pada 4 Desember 2025. Penghargaan tersebut diberikan karena Rumah Pendidikan dinilai sebagai platform ekosistem digital nasional yang berhasil mengintegrasikan pembelajaran, manajemen sekolah, dan data pendidikan dalam satu sistem terpadu.



Selain itu, Rumah Pendidikan juga mencatatkan prestasi di tingkat global dengan meraih dua medali perak (silver medals) pada ajang International Customer Experience Awards (ICXA) 2025 yang diselenggarakan di London, Inggris, pada 12 November 2025. Rumah Pendidikan menjadi satu dari tiga aplikasi asal Indonesia yang meraih penghargaan pada ajang bergengsi tersebut.



Pada bulan yang sama, Rumah Pendidikan juga terpilih masuk dalam jajaran Top 10 Global EdTech Prize pada World Schools Summit 2025 di Dubai, Uni Emirat Arab. Dalam forum internasional tersebut, Pusdatin Kemendikdasmen turut hadir dalam pertemuan para pemimpin pendidikan dunia yang berkomitmen membentuk masa depan pembelajaran global.



“Seluruh capaian dan penghargaan ini menunjukkan bahwa kapasitas digital pendidikan Indonesia telah memasuki fase lompatan strategis, bukan sekadar berada pada tataran konsep. Rumah Pendidikan telah memudahkan puluhan juta murid dan guru dalam mengembangkan kompetensinya, sekaligus menjadi infrastruktur digital yang memastikan peserta didik, baik di wilayah perdesaan maupun perkotaan, memperoleh pengalaman belajar berkualitas melalui satu pintu akses,” pungkas Yudhistira. 


Sumber: kemendikdasmen.go.id

×
Berita Terbaru Update