Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Danantara Sebut 20 Proyek Hilirisasi Bisa Serap 600 Ribu Lapangan Kerja pada 2026

| February 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-14T08:36:07Z

 


Alamanahjurnalis.com - Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) menjalankan 20 proyek hilirisasi di sejumlah sektor dengan nilai investasi USD 26 miliar atau setara Rp429 triliun.


CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan 20 proyek tersebut ditargetkan dapat menciptakan sekitar 600 ribu lapangan kerja pada 2026.



"Jadi, ini total proyeknya USD26 miliar, kurang lebih ini akan mempekerjakan 600 ribu orang, menciptakan 600 ribu lapangan pekerjaan," kata Rosan dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, dikutip Sabtu (14/2/2026).


Di antara total 20 proyek, 6 telah memasuki tahap groundbreaking pada Februari 2026 dengan nilai investasi mencapai USD7 miliar atau setara Rp110 triliun.


Enam proyek tersebut meliputi hilirisasi bauksit di Mempawah, bioetanol di Banyuwangi, biorefinery di Cilacap, Integrated Poultry di Malang hingga Nusa Tenggara Barat (NTB), serta proyek garam dan Mechanical Vapor Recompression (MVR) di Gresik hingga Sampang. 


Selain itu, Danantara berencana segera memulai 14 proyek hilirisasi lain. Proyek-proyek tersebut mencakup hilirisasi batubara menjadi Dimethyl Ether (DME), produksi stainless steel slab dari nikel.


Lalu, ada ngembangan modul surya berbasis bauksit dan silika, pembangunan kilang minyak, pengolahan rumput laut, pengembangan produk turunan minyak sawit (oleo food), hingga hilirisasi kelapa terintegrasi.


"Insyaallah berikutnya akan disusul 14 lagi. Jadi kalau kita lihat memang hilirisasi akan memberikan kontribusi yang sangat besar," ujar Rosan.


Rosan menambahkan, proyek-proyek hilirisasi ini tersebar di berbagai wilayah Indonesia, antara lain Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, hingga NTB. 


Persebaran lokasi proyek diharapkan mendorong pemerataan ekonomi serta menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru di luar kawasan perkotaan besar.


Sumber: beritanasional.com

×
Berita Terbaru Update