Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Indosat Catat Pertumbuhan Double Digit Pada Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp30,7 Triliun

| July 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-30T02:19:14Z

Alamanahjurnalis.com | JAKARTA – 

PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH) kembali mencatatkan kinerja keuangan dan operasional yang positif sepanjang semester pertama 2026. Perseroan membukukan pertumbuhan dua digit pada pendapatan dan EBITDA, seiring percepatan transformasi perusahaan berbasis kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).



Dalam laporan kinerja yang dirilis pada Selasa (28/7/2026), Indosat mencatat pendapatan sebesar Rp30,7 triliun, meningkat 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/YoY). Sementara itu, EBITDA tumbuh lebih tinggi, yakni 14 persen YoY menjadi Rp14,6 triliun, dengan margin EBITDA mencapai 47,6 persen.



Selain itu, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk yang dinormalisasi melonjak 49,2 persen YoY menjadi Rp3,2 triliun. Peningkatan tersebut didorong oleh pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, efisiensi operasional, serta pengelolaan biaya yang disiplin.



Seiring meningkatnya pemanfaatan AI dalam kehidupan digital masyarakat, Indosat juga memperluas berbagai layanan berbasis AI, seperti fitur Anti-Spam dan Anti-Scam, Sahabat-AI, Gemini AI, hingga Adobe Express. Inovasi tersebut turut mendorong pertumbuhan trafik data sebesar 19,9 persen YoY serta kenaikan Average Revenue Per User (ARPU) sebesar 17,3 persen YoY menjadi Rp46 ribu. Hingga akhir Juni 2026, jumlah pelanggan seluler Indosat mencapai 93,4 juta.



President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan strategi AI North Star menjadi fondasi transformasi perusahaan dari penyedia layanan konektivitas menjadi perusahaan teknologi berbasis AI.



"AI North Star kami mendorong pertumbuhan nilai jangka panjang dengan mentransformasi Indosat dari penyedia konektivitas menjadi perusahaan teknologi berbasis AI. Pertumbuhan double digit yang kami capai menjadi bukti kuat bahwa strategi kami berjalan baik sekaligus mencerminkan momentum positif dari perjalanan transformasi kami. Pencapaian ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mengakselerasi fase transformasi selanjutnya, dengan memperkuat kapabilitas yang akan menjadi mesin pertumbuhan di masa depan sekaligus berkontribusi dalam membangun ekosistem AI di Indonesia," ujar Vikram.»



Untuk memperkuat pertumbuhan jangka panjang, Indosat juga melakukan berbagai langkah strategis. Salah satunya melalui pembentukan PT Infra Fiber Teknologi (IFT) bersama Arsari Group. Melalui pengalihan pengelolaan lebih dari 86.000 kilometer jaringan serat optik nasional, Indosat memperoleh sekitar Rp11,7 triliun sekaligus menerapkan model bisnis asset-light yang memberikan fleksibilitas pendanaan bagi investasi di sektor teknologi.



Di sisi lain, bisnis AI Cloud juga menunjukkan pertumbuhan pesat. Sepanjang semester pertama 2026, AI Cloud membukukan pendapatan sebesar US$33 juta, melampaui total pendapatan sepanjang tahun 2025 yang mencapai US$28 juta. Kinerja tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan industri terhadap infrastruktur AI yang berdaulat di Indonesia.



Indosat juga memperkuat infrastruktur digital melalui tambahan spektrum 80 MHz pada pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. Penambahan kapasitas jaringan ini diharapkan meningkatkan kualitas layanan sekaligus membuka peluang monetisasi baru, termasuk pengembangan layanan Indosat5G dan Fixed Wireless Access (FWA).



Tak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, Indosat juga terus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan. Optimalisasi jaringan berbasis AI dan pengelolaan energi yang lebih efisien berhasil menurunkan intensitas emisi karbon sebesar 50,89 persen.



Atas komitmen tersebut, Indosat masuk dalam tiga indeks ESG KEHATI, yakni SRI-KEHATI, ESG Sector Leaders, dan ESG Quality 45 untuk periode Juni–November 2026.



Selain itu, bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Wadhwani Foundation, Indosat menjalankan program pengembangan satu juta talenta digital dan 100 ribu wirausaha berbasis AI hingga tahun 2029.



Perseroan menegah

×
Berita Terbaru Update