Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Meutya minta pejabat pengawas bertransformasi sejalan dengan T3

| August 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-28T22:24:55Z


Alamanahjurnalis.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid meminta pejabat pengawas dan administrator di lingkungan Kementerian Komdigi yang baru dilantik agar melakukan transformasi cara kerja sehingga berdampak nyata pada pelayanan masyarakat sejalan prinsip T3 (Terhubung, Tumbuh, Terjaga).


Pesan ini disampaikan Meutya agar dengan tanggung jawab yang baru, para pejabat administrator dan pengawas itu bisa memberikan pelayanan yang makin cepat dan efektif sejalan dengan laju digitalisasi.


“Kalau Bapak atau Ibu menjalankan tugas business as usual, padahal dunia sedang bergejolak dan digitalisasi melompat dengan cepat, kita tidak akan mencapai target apa pun kalau tidak ada keberanian dan inovasi,” kata Meutya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.


Prinsip T3 merupakan prinsip baru yang digaungkan di Kementerian Komdigi dan menjadi cara pandang dalam mewujudkan transformasi digital di Indonesia yang inklusif dan memberdayakan masyarakat.


Melalui prinsip ini diharapkan talenta-talenta di Kementerian Komdigi dapat menghadirkan inovasi dan layanan digital yang menjadi solusi bagi masyarakat Indonesia.


Menurut Meutya, perubahan struktur organisasi di kementeriannya merupakan kepercayaan baru dari Presiden yang harus dijawab dengan kinerja nyata. Maka dari itu, ia meminta setiap pejabat memahami perubahan tugas dan fungsi dalam struktur baru dan tidak sekadar mengulang cara kerja lama.


Selain prinsip T3, Menkomdigi turut menyampaikan lima hal yang perlu dilakukan oleh para pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Kemkomdigi di antaranya kolaborasi lintas fungsi, integritas, keberanian berinovasi, akuntabilitas berbasis dampak, dan keteladanan dalam melayani.


Harapannya dengan semua langkah itu, setiap kebijakan yang ditangani para pejabat yang baru tersebut dan dijadikan dokumen nantinya bisa benar-benar berjalan efektif.


Ia meminta seluruh pejabat menjaga kepercayaan publik dan membuktikan bahwa mandat yang diberikan negara menghasilkan layanan digital yang semakin baik bagi masyarakat.


Hal itu dikarenakan keberhasilan pejabat menurut Meutya tidak ditentukan oleh jabatan atau penilaian internal dan justru dinilai dari kepuasan dan kepercayaan masyarakat.


“Kalau masyarakat belum menganggap kita berhasil atau masyarakat mengatakan bahwa kita arahnya salah, itu menjadi tolok ukur tertinggi untuk menilai keberhasilan kita sebagai lembaga,” ujarnya.


Apabila semua hal itu dapat terpenuhi, Meutya meyakini target Kementerian Komdigi di 2029 dapat tercapai sejalan dengan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2025-2029.


Sumber: antaranews.com

×
Berita Terbaru Update