Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

BPOM: Pemenuhan bahan baku obat bagian dari ketahanan nasional

| February 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-06T09:10:55Z



Alamanahjurnalis.com - Kota Padang - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Taruna Ikrar menegaskan pemenuhan kebutuhan bahan baku obat di Tanah Air merupakan bagian dari upaya menciptakan ketahanan nasional.


"(Pemenuhan) Kebutuhan bahan baku obat itu bagian dari ketahanan nasional. Sebab obat sejatinya merupakan kebutuhan dasar dan sangat penting," kata Kepala BPOM RI Taruna Ikrar saat memberikan kuliah umum di Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat, Jumat.


Kepala BPOM menyebutkan saat ini terdapat sekitar 15.267 nomor izin edar khusus untuk obat, dimana 94 persen dari obat-obatan tersebut bahan bakunya masih diimpor.


Dengan kata lain, lanjutnya, hanya sekitar enam persen dari bahan baku obat yang dapat diproduksi di dalam negeri, tepatnya sekitar 42 item.


"Jadi kami melihat (pemenuhan) kebutuhan obat, begitu pula vaksin adalah bagian dari ketahanan nasional. Jika kekurangan makanan masih bisa diganti ke makanan lain, namun jika membutuhkan obat dan kekurangan tentu sangat berbahaya," ucap Taruna Ikrar.


Saat ini negara sumber impor bahan baku obat Indonesia antara lain Belgia, China, Belanda, Jerman, dan Amerika Serikat (AS).


Di sisi lain langkah hilirisasi pembuatan antibiotik dari bahan alam, kata dia, boleh dilakukan dengan harapan ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku obat dari luar negeri bisa secara bertahap menurun.


Bahkan BPOM RI bersedia dan berharap perguruan tinggi di Tanah Air dapat berkontribusi serta bekerja sama dengan lembaga tersebut dalam mewujudkan penguatan pemenuhan kebutuhan bahan baku obat tersebut.


"Kami sudah merangkul 272 industri farmasi dan kampus untuk turut berkontribusi. Jika hasilnya nanti bagus, tentu bisa dihilirisasi sehingga bahan baku obat bisa semakin dikembangkan di dalam negeri," kata Kepala BPOM Taruna Ikrar.


Sumber: beritanasional.com

×
Berita Terbaru Update