Surabaya, Alamanahjurnalis.com –
Momentum peringatan Dirgahayu Korps Kavaleri TNI Angkatan Darat ke-76 "Tri Daya Cakti" menjadi momen penuh kebanggaan bagi seluruh prajurit dan keluarga besar TNI AD.
Ucapan dan doa pun mengalir dari berbagai elemen masyarakat, salah satunya dari Zackia Fathur Rozaq, S.M., C.Par, Direktur Media TNI POLRI News yang menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Korps Kavaleri AD, Senin (09/02/2026).
Dalam pernyataannya, Zackia Fathur Rozaq menyampaikan, “Selamat Dirgahayu Korps Kavaleri TNI Angkatan Darat. Semoga semakin profesional, modern, tangguh, dan selalu menjadi kebanggaan rakyat Indonesia.”
Korps Kavaleri merupakan satuan elite TNI AD yang dikenal sebagai pasukan berkuda baja. Dengan kekuatan kendaraan tempur lapis baja seperti Tank Leopard, Tank Harimau, serta berbagai Ranpur (Kendaraan Tempur) modern lainnya, Kavaleri menjadi ujung tombak dalam operasi darat strategis.
Sejak berdiri, Korps Kavaleri telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga kedaulatan NKRI, baik dalam operasi militer perang maupun operasi militer selain perang (OMSP). Profesionalisme, loyalitas, serta semangat juang menjadi identitas yang melekat pada setiap prajuritnya.
Menurut Zackia Fathur Rozaq, Korps Kavaleri bukan sekadar kekuatan militer, tetapi juga simbol keberanian dan ketangguhan bangsa.
“Korps Kavaleri adalah representasi kekuatan dan kecepatan. Di balik baja kendaraan tempur, ada semangat patriotisme yang luar biasa. Kami bangga memiliki prajurit Kavaleri yang selalu siap menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.
Zackia juga berharap, di era modernisasi alutsista saat ini, Korps Kavaleri terus bertransformasi menjadi satuan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pertahanan global.
Momentum Dirgahayu ini menjadi refleksi perjalanan panjang Korps Kavaleri dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Dengan semangat Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, diharapkan Korps Kavaleri semakin solid, profesional, serta dicintai rakyat.
“Dirgahayu Korps Kavaleri TNI Angkatan Darat. Teruslah menjadi tameng negara dan kebanggaan bangsa Indonesia,” tutup Zackia Fathur Rozaq.
Semangat baja, jiwa ksatria, setia hingga akhir.
Jurnalis: Diah Nofitasari, S.M., C.Par

