Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Usai dari Rusia-Prancis, Prabowo Gelar Ratas Bahas Pendidikan hingga Hilirisasi

| April 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-17T07:07:37Z


Alamanahjurnalis.com - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih pada Kamis (16/4/2026).


Rapat tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti hasil kerja sama internasional usai dari lawatan ke Rusia dan Prancis.


Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memerinci, rapat dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono.


Lalu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani.


Selanjutnya ada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Chief Technology Officer (CTO) Danantara Sigit Puji Santosa.


“Sepulang dari lawatan kenegaraan ke Rusia dan Prancis, Presiden Prabowo Subianto menggelar Rapat Terbatas yang dihadiri oleh sejumlah anggota Kabinet Merah Putih,” kata Teddy dalam keterangan resminya pada Jumat (17/4/2026).


Dalam rapat tersebut, Prabowo menekankan pentingnya percepatan implementasi program-program strategis nasional yang menjadi prioritas pemerintah. 


Fokus pembahasan yang disinggung adalah sektor pendidikan, ketahanan pangan, hilirisasi industri, hingga pemanfaatan sampah menjadi energi sebagai bagian dari upaya transformasi ekonomi berkelanjutan.


“Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden membahas percepatan pelaksanaan program-program strategis nasional, termasuk di bidang pendidikan, ketahanan pangan, hilirisasi industri, serta pemanfaatan sampah menjadi energi,” ujar Teddy.


Lebih lanjut, Teddy menegaskan bahwa rapat ini juga menjadi forum strategis untuk mengintegrasikan hasil diplomasi Prabowo selama kunjungan luar negeri ke dalam kebijakan domestik yang konkret dan terukur.


“Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam menindaklanjuti hasil penguatan kerja sama Indonesia dengan negara-negara mitra, sekaligus mendorong sinergi lintas sektor guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan nasional ke depan,” tegasnya.


Sumber: beritanasional.com

×
Berita Terbaru Update