Alamanahjurnalis.com - Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Sudarto meminta para alumninya untuk menjaga moral, etika, serta nilai kebangsaan.
Ia mengingatkan, dana yang digunakan para penerima beasiswa berasal dari pajak yang disetorkan masyarakat.
"Saya perlu menyampaikan kepada seluruh alumni LPDP, tolong ke depan untuk bisa menjaga etika, moral, dan nilai-nilai kebangsaan," kata Sudarto.
Sudarto pun menyampaikan permohonan maaf atas tindakan alumni beasiswa LPDP yang menyinggung publik.
Meski begitu, dia mengatakan banyak alumni LPDP yang menjalankan dengan baik amanat berkontribusi kepada negara, yang terdistribusi di berbagai wilayah tanah air dan jenis pekerjaan.
"Ada yang jadi guru di pelosok, ada yang jadi dosen di perguruan tinggi, ada yang jadi pengusaha, pegawai negeri sipil (PNS), dan banyak sekali yang membawa nama Indonesia di panggung dunia," ujarnya.
Hingga 2026, program beasiswa LPDP telah mendukung 58.444 penerima beasiswa gelar, serta 583.171 peserta program kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), dan 42.160 penerima beasiswa kolaborasi dengan Kementerian Agama.
Dalam bidang penelitian, LPDP telah mendanai 3.861 proyek riset melalui Dana Abadi Penelitian.
LPDP juga memberikan pendanaan kepada 23 perguruan tinggi untuk mendorong peningkatan kapasitas menuju world class universities, serta menyalurkan dukungan kepada 3.554 penerima manfaat Dana Abadi Kebudayaan untuk pemajuan kebudayaan dan pelestarian warisan budaya.
Mulai 2021 hingga 2026, program beasiswa diarahkan secara lebih terukur pada bidang-bidang strategis, termasuk science, technology, engineering, and mathematics (STEM), industri pangan dan maritim, energi, kesehatan, pertahanan, digitalisasi (termasuk kecerdasan buatan dan semikonduktor) serta hilirisasi, manufaktur, material maju, kewirausahaan, dan industri kreatif.
Sumber: beritanasional.com

