Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hari Perempuan Sedunia 2026 Usung Tema Give to Gain, Serukan Solidaritas Global demi Kesetaraan

| March 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-08T07:03:30Z



Alamanahjurnalis.com - Tepat hari ini, Minggu (8/3/2026), masyarakat dunia kembali memperingati Hari Perempuan Sedunia 2026 (International Women's Day atau IWD). 


Momentum tahunan ini bukan sekadar perayaan, melainkan penghormatan atas prestasi perempuan sekaligus pengingat pentingnya memperjuangkan hak-hak perempuan di seluruh dunia.


Sejak resmi disponsori oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1975, tanggal 8 Maret telah menjadi hari libur nasional di banyak negara dan menjadi panggung utama untuk menyuarakan isu-isu krusial terkait gender.


Tema IWD 2026 Give To Gain


Melansir laman resmi internationalwomensday.com, tema yang diangkat pada peringatan tahun ini adalah 'Give To Gain' (Memberi untuk Mendapatkan).


Tema ini membawa pesan mendalam bahwa setiap bentuk dukungan yang diberikan kepada perempuan akan berdampak luas bagi kemajuan bersama.


Kampanye Give To Gain menekankan kekuatan timbal balik. Ketika individu, organisasi, dan komunitas memberikan dukungan secara murah hati, baik dalam bentuk donasi, pengetahuan, sumber daya, hingga advokasi, peluang bagi perempuan akan meningkat pesat.


"Memberi bukanlah sebuah pengurangan, melainkan perkalian yang disengaja. Ketika perempuan berkembang, kita semua akan maju," tulis keterangan dalam kampanye tersebut.


Dukungan nyata ini bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk, mulai dari penyediaan infrastruktur dan pendidikan, hingga hal sederhana seperti menantang diskriminasi, melawan stereotip, serta merayakan setiap keberhasilan yang diraih perempuan di sekitar kita.


Sejarah IWD


Perjalanan IWD dimulai sejak awal abad ke-20 sebagai gerakan menuntut hak pilih bagi perempuan. Berikut adalah garis waktu sejarahnya:


* 1909: Partai Sosialis Amerika mengadakan Hari Perempuan Nasional pertama di AS.

* 1911: Terinspirasi aktivis Jerman, Clara Zetkin, IWD pertama kali dirayakan secara internasional di Austria, Denmark, Jerman, dan Swiss pada 19 Maret.

* 1917: Momentum besar terjadi di Petrograd, Rusia. Para perempuan melakukan aksi mogok menuntut "roti dan perdamaian" yang memicu Revolusi Rusia.

* 1921: Tanggal pelaksanaan IWD resmi disepakati jatuh pada 8 Maret.


Meskipun sempat mengalami penurunan popularitas setelah hak pilih banyak terpenuhi, gerakan ini bangkit kembali seiring pertumbuhan feminisme pada 1960-an dan dukungan penuh PBB pada 1975.


Kini, di tahun 2026, Hari Perempuan Internasional menjadi seruan global bagi kita semua untuk bertindak. Dengan semangat kolaborasi dan kemurahan hati, dunia yang lebih suportif dan setara bagi perempuan dan anak perempuan bukan lagi sekadar impian, melainkan tujuan yang bisa dicapai bersama.


Sumber: beritanasional.com

×
Berita Terbaru Update