Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dilaporkan Tewas dalam Serangan Dini Hari

| March 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-01T09:56:29Z



Alamanahjurnalis.com - Kabar duka datang dari Teheran. Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas saat berada di kantornya. Informasi tersebut disampaikan oleh media pemerintah Iran pada Sabtu (28/2/2026) dini hari waktu setempat.


Melalui akun Telegram resminya, kantor berita negara Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB) menyatakan bahwa Khamenei “gugur sebagai syahid di tempat kerjanya, di kompleks Beit Rahbari,” seperti dikutip dalam aljazeera, Minggu (1/3/2026) pagi.


Dalam pernyataan lanjutan disebutkan bahwa ia tengah menjalankan tugas kenegaraan dan berada di ruang kerjanya ketika serangan terjadi pada awal Sabtu pagi.


Hingga kini, belum ada rincian resmi mengenai pelaku maupun serangan detail di balik insiden tersebut.


Mengenal Ali Khamenei

Jejak Kepemimpinan Sejak 1989

Ali Khamenei memimpin Republik Islam Iran sejak 1989, menggantikan pendiri revolusi Iran, Ruhollah Khomeini, yang wafat pada tahun yang sama.


Khomeini dikenal sebagai figur sentral dalam Revolusi Islam 1979 yang mengakhiri kekuasaan monarki Pahlavi dan mengubah wajah politik Iran secara drastis.


Jika Khomeini dipandang sebagai arsitek ideologi revolusi, maka Khamenei berperan besar dalam membangun dan mengonsolidasikan struktur militer serta paramiliter Iran.


Di bawah kepemimpinannya, sistem pertahanan negara diperkuat, sekaligus memperluas pengaruh Iran di kawasan Timur Tengah.


Sebelum menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi, Khamenei pernah memimpin Iran sebagai presiden pada dekade 1980-an. Masa kepemimpinannya bertepatan dengan perang panjang dan berdarah antara Iran dan Irak.


Konflik tersebut, yang melibatkan dukungan sejumlah negara Barat kepada Irak di bawah kepemimpinan Saddam Hussein, meninggalkan luka mendalam bagi Iran. Situasi itu memperkuat rasa terisolasi di kalangan elite Teheran dan memperdalam kecurigaan Khamenei terhadap Barat, terutama Amerika Serikat.


Pengalaman perang dan dinamika geopolitik tersebut kemudian membentuk kebijakan luar negeri dan keamanan Iran selama puluhan tahun berikutnya. Di bawah arahannya, Iran mempertahankan posisi defensif yang kuat, dengan menekankan kesiapsiagaan terhadap ancaman eksternal maupun internal.


Kabar lematian Ali Khamenei berpotensi memicu dinamika politik baru di Iran. Sebagai figur sentral dengan otoritas tertinggi dalam struktur negara, kepergiannya membuka pertanyaan besar mengenai suksesi kepemimpinan dan stabilitas dalam negeri.


Kkendati demikian pemerintah Iran hingga saat ini belum secara resmi mengumumkan kabar kematian Khamenei, dan langkah lanjutan terkait proses transisi kepemimpinan dibawah gempuran serangan AS-Israel.


Sumber: beritanasional.com

×
Berita Terbaru Update