Alamanahjurnalis.com - Pemerintah Indonesia semakin serius menjadikan Pulau Dewata sebagai magnet investasi global.
Tidak hanya dikenal dengan pariwisatanya, Bali tengah dipersiapkan untuk menjadi pusat keuangan internasional (International Financial Center) melalui pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Langkah strategis ini dipantau langsung oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi Rosan Roeslani, dan COO Danantara Dony Oskaria saat meninjau KEK Kura-Kura Bali dan KEK Sanur pada Jumat (1/5/2026).
Kura-kura Bali: Calon Hub Keuangan Masa Depan
Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, KEK Kura-kura Bali diproyeksikan menjadi lokasi utama Indonesia Financial Center (IFC).
Menko Airlangga mengungkapkan pemerintah saat ini merampungkan regulasi khusus untuk sektor keuangan di Bali.
Aturan ini akan mencakup skema pengelolaan hingga berbagai fasilitas menarik bagi investor kakap dunia.
Pihak pengelola KEK Kura-Kura Bali, BTID, juga telah menyiapkan ekosistem bernama Knowledge District. Kawasan ini dirancang untuk menyatukan inovasi, pendidikan, dan sumber daya manusia sebagai mesin ekonomi baru.
Catatan Performa KEK Kura-Kura Bali (Hingga Kuartal I-2026):
Realisasi Investasi: Rp1,62 triliun.
Penyerapan Tenaga Kerja: 2.146 orang.
Target: Penyelesaian sejumlah proyek strategis pada tahun 2026.
Bergeser ke KEK Sanur, fokus utama pemerintah adalah memperkuat ekosistem health tourism.
Sejak beroperasi pada April 2025, Bali International Hospital (BIH) telah menarik perhatian banyak pasien internasional.
Menariknya, dari total 14.950 pasien yang datang hingga awal tahun ini, 60 persen di antaranya adalah warga negara asing (WNA).
Tak berhenti di situ, layanan kesehatan di Sanur akan semakin lengkap dengan hadirnya The Solitaire Clinic pada 2026 mendatang.
Klinik ini akan menawarkan layanan premium seperti bedah kosmetik, estetika medis, hingga terapi stem cell untuk anti-penuaan.
Catatan Performa KEK Sanur (Hingga Kuartal I-2026)
Realisasi Investasi: Rp5,37 triliun.
Penyerapan Tenaga Kerja: 5.444 orang.
Jumlah Wisatawan: 279.804 orang.
Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan kawasan ekonomi strategis.
Dengan mengintegrasikan sektor keuangan kelas dunia di Kura-Kura Bali dan layanan kesehatan internasional di Sanur, Bali diharapkan mampu memberikan nilai tambah tinggi bagi transformasi ekonomi nasional dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja berkualitas bagi masyarakat.
Sumber: berita nasional.com


