Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Zionis Bohong Lagi, Bunker Bawah RS al-Shifa Dibangun Israel, Bukan oleh Hamas

| November 23, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-11-22T23:53:46Z


Alamanajurnalis.com - GAZA - Militer Zionis Israel selama berminggu-minggu mengeklaim bahwa Hamas telah menggali terowongan di bawah Rumah Sakit (RS) al-Shifa di Gaza sebagai jaringan markas komando. Namun, klaim itu ternyata bohong.

Mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak mengungkap bahwa terowongan atau bunker di bawah pusat medis terbesar di Gaza itu dibangun para arsitek Israel ketika Gaza di bawah pendudukan Israel. 

Klaim militer Zionis bahwa Hamas memililiki markas besar di bawah RS al-Shifa telah dijadikan alasan pengambilalihan fasilitas medis tersebut oleh Israel pada 15 November lalu.

Serbuan itu mengakibatkan banyak orang terbunuh dan terluka, serta ribuan warga Palestina yang terluka. Banyak staf medis dan keluarga mereka juga harus mengungsi. 

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melalui juru bicaranya kesulitan ketika mencoba menunjukkan bahwa Hamas memang menggunakan RS al-Shifa untuk alasan jahat.

Namun karangan dari militer Israel tidak begitu laris, bukan hanya karena klaim yang tidak konsisten, namun juga karena cerita tersebut tampak seperti dibuat-buat yang melibatkan AK-47 tua, laptop, bandana pejuang Hamas, dan lain-lain yang diklaim sebagai "bukti". 

Namun Barak, yang juga mantan Menteri Pertahanan Israel, telah mengakhiri spekulasi mengenai keberadaan dan asal usul terowongan di bawah RS al-Shifa.

"Ya, terowongan itu ada, tidak ada hubungannya dengan Hamas, dan sebenarnya dibangun oleh Israel sendiri," katanya dalam wawancara dengan Christiane Amanpour dari CNN. 

Barak mengatakan bahwa Israel-lah yang membangun ruang bawah tanah di bawah bangunan RS al-Shifa. 

Meskipun dia mempertahankan klaim yang tidak berdasar bahwa Hamas telah menggunakan terowongan tersebut, dia menyatakan dengan jelas bahwa ruang-ruang tersebut dibangun oleh konstruktor Israel. 

Terkejut dengan komentar Barak, Amanpour meminta verifikasi: “Ketika Anda mengatakan bahwa bangunan itu dibangun oleh insinyur Israel, apakah Anda salah bicara?” 

“Tidak, tidak,” jawab Barak, yang dilansir Palestine Chronicle, Rabu (22/11/2023). “Anda tahu, beberapa dekade yang lalu kami mengelola tempat ini, jadi kami membantu mereka, kami membantu mereka membangun bunker ini agar tersedia lebih banyak ruang untuk operasional rumah sakit.” 

Amanpour pun terkejut dengan komentar Barak.

Sumber : SINDOnews.com
×
Berita Terbaru Update