Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Prabowo Serahkan 90.000 Hektare Hutan untuk Konservasi Gajah Sumatera

| March 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-14T01:41:26Z



Alamanahjurnalis.com - Pemerintah menyiapkan langkah baru untuk menyelamatkan populasi gajah di Indonesia yang terus berkurang.


Penyelamatan itu dilakukan dengan rencana penerbitan Instruksi Presiden (Inpres) khusus penyelamatan gajah Sumatra dan gajah Borneo. 


Kebijakan tersebut disampaikan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai pertemuan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/3/2026).


Raja Juli mengatakan, langkah tersebut diambil setelah pemerintah melihat penyusutan signifikan wilayah habitat alami gajah di Indonesia.


“Secara saintifik dulu ada 42 kantong gajah di Indonesia. Ketika pertama kali Pak Presiden Prabowo Subianto memberikan amanah kepada saya sebagai Menteri Kehutanan, saya cek kembali, kantong gajah yang dahulu jumlahnya 42, sekarang tinggal 21 saja,” kata Raja Juli Antoni di Istana Kepresidenan Jakarta.


Menurut dia, penyusutan habitat tersebut menjadi peringatan serius bagi pemerintah karena tanpa intervensi kuat, kerusakan habitat diperkirakan akan terus berlanjut.


“Kalau tidak ada intervensi serius oleh pemerintah, maka kerusakan kantong-kantong gajah ini adalah sebuah keniscayaan. Karena itu populasi gajah sebagai satwa dilindungi tidak menutup kemungkinan bisa punah,” ujar Raja Juli.


Sebagai bagian dari langkah penyelamatan, Presiden Prabowo juga menyerahkan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) miliknya untuk dijadikan kawasan konservasi gajah Sumatra. Luas kawasan tersebut kini mencapai 90.000 hektare.


“Awalnya Raja Charles meminta 10.000 hektare. Pak Presiden menyerahkan 20.000 hektare, bahkan sekarang menjadi 90.000 hektare. Semuanya diperuntukkan untuk menjaga habitat gajah di Sumatera,” tandasnya.


Sumber: beritanasional.com

×
Berita Terbaru Update